Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Sasar Titik Rawan Banjir, Saluran Pembuang Mutiara Pluit Dinormalisasi

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memanfaatkan musim kemarau untuk menormalisasi sejumlah titik rawan banjir, salah satunya di Saluran Pembuang Mutiara Pluit, Periuk, Kota Tangerang.

Kepala Bidang Operasi dan Pemeliharaan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Iwan Nursyamsu menuturkan, normalisasi dilakukan dengan membersihkan sumbatan tumbuhan eceng gondok yang berpotensi mengurangi kapasitas aliran air di Saluran Pembuang Mutiara Pluit, Periuk.

“Normalisasi ini dilakukan untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir akibat sumbatan yang bisa saja terjadi kalau terus dibiarkan. Saat ini masih berjalan dengan target aliran air di Saluran Pembuang Mutiara Pluit menuju Situ Bulakan ini bisa terus lancar khususnya pada musim penghujan nanti,” ujar Iwan, Jumat (25/9/26).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang telah menerjunkan alat berat untuk beroperasi di sepanjang 950 meter Saluran Pembuang Mutiara Pluit, Periuk yang berlokasi di antara kawasan perumahan Villa Mutiara Pluit dan Garden City Periuk.

“Kami menyadari betul bahwa kawasan perumahan di sekitar aliran Saluran Pembuang Mutiara Pluit memiliki kerentanan tinggi terhadap banjir, mengingat pada tahun lalu banjir sempat melanda lokasi ini hingga ketinggian 1-2 meter,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga menggencarkan normalisasi di sejumlah lokasi lainnya, khususnya di enam titik prioritas yang tersebar di Kali Ledug, Saluran Simprug Poris, Saluran Rawa Kunciran, Kali Serua, Tandon Pondok Pucung, dan Saluran Pembuang Karang Timur. (wil/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *