Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Final Perbasi Cup 2026 Meriah, SMA Dian Harapan Lippo Village Keluar sebagai Juara

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Perhelatan Perbasi Cup Kota Tangerang 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama 12 hari. Kompetisi bola basket antarpelajar tersebut ditutup dengan pertandingan final kategori SMA Putra di GOR Tangerang, Sabtu (26/9/2026).

Partai puncak mempertemukan SMA Dian Harapan Lippo Village dengan SMA Yupentek 1. Dalam pertandingan tersebut, SMA Dian Harapan Lippo Village berhasil keluar sebagai juara sekaligus menutup rangkaian kompetisi dengan torehan prestasi.

Atmosfer pertandingan final berlangsung meriah. Dukungan penonton dan suporter memenuhi area pertandingan, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, khususnya kalangan pelajar, terhadap olahraga bola basket di Kota Tangerang.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengatakan, seluruh rangkaian Perbasi Cup 2026 berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif hingga pertandingan terakhir.

Menurutnya, tingginya antusiasme penonton menjadi gambaran bahwa olahraga masih menjadi salah satu ruang penting bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus menjalankan aktivitas yang positif.

“Alhamdulillah, kami bersama Kapolres dan Perbasi mengikuti kegiatan final kompetisi Piala Wali Kota. Terlihat antusias para penonton dan pendukungnya, kegiatan berjalan tertib, aman dan damai,” ujar Maryono.

Sementara itu, Ketua Perbasi Kota Tangerang Andri S Permana menyebut penyelenggaraan Perbasi Cup 2026 menjadi salah satu indikator tingginya minat pelajar terhadap olahraga bola basket.

Antusiasme tersebut bahkan terlihat dari jumlah penonton yang hadir sepanjang kompetisi. Kapasitas GOR Tangerang yang terbatas membuat panitia bersama Pemerintah Kota Tangerang mencari alternatif agar masyarakat tetap dapat menyaksikan pertandingan.

Pemerintah Kota Tangerang kemudian memfasilitasi penayangan pertandingan melalui videotron. Fasilitas tersebut memungkinkan pertandingan disaksikan lebih banyak penonton, bahkan tidak hanya saat laga final.

“Kita berterima kasih kepada Pemkot Tangerang yang sudah memfasilitasi videotron karena kapasitas stadion sudah tidak memadai. Akhirnya kita bisa memfasilitasi penonton hampir di setiap pertandingan, tidak hanya di partai final,” kata Andri.

Menurut Andri, keberhasilan pelaksanaan Perbasi Cup 2026 tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Perbasi, Pemerintah Kota Tangerang, kepolisian, hingga pihak-pihak lain yang mendukung jalannya kompetisi.

Ia mengatakan, konsistennya antusiasme penonton sejak babak penyisihan hingga pertandingan final menunjukkan bahwa olahraga bola basket memiliki ruang yang semakin besar di kalangan generasi muda Kota Tangerang.

Andri juga menilai keberadaan kompetisi olahraga seperti Perbasi Cup bukan sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi menjadi ruang bagi anak muda untuk menunjukkan kemampuan, membangun karakter, serta mengambil bagian dalam perkembangan kota.

“Anak muda adalah kekuatan dan menjadi elemen terpenting untuk membangun kota kita ke depan. Jangan sampai anak muda hanya menjadi penonton. Hari ini anak muda di Kota Tangerang mampu menjalankan perannya dan menjadi bagian dari percepatan ekonomi,” tuturnya.

Dari sisi pengamanan, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat selama pelaksanaan kompetisi.

Ia menyebut rangkaian kegiatan, termasuk pertandingan final, dapat berlangsung secara tertib dan kondusif.

“Alhamdulillah sampai dengan hari terakhir kegiatan berjalan sangat kondusif dan sangat tertib. Ini menjadi role model bagaimana kita bisa membuka ruang bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakat,” ujar Herbin.

Di tengah kemeriahan penutupan kompetisi, keberhasilan SMA Dian Harapan Lippo Village menjadi juara turut disambut penuh sukacita oleh para pemain.

Kapten tim SMA Dian Harapan Lippo Village, Khenneth Jeremiah, mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih bersama rekan-rekannya.

Menurut Khenneth, gelar juara tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh anggota tim. Ia pun berharap prestasi yang diraih pada Perbasi Cup 2026 dapat dipertahankan dan kembali diwujudkan dalam kompetisi berikutnya.

“Luar biasa, ini sesuai dengan ekspektasi kami. Ayo kita ketemu lagi di final tahun depan, dengan kemampuan yang lebih keren lagi. Terima kasih sudah mengadakan acara yang bagus ini. Semoga tahun depan lebih baik,” kata Khenneth.

Berakhirnya Perbasi Cup Kota Tangerang 2026 sekaligus menandai tuntasnya 12 hari kompetisi bola basket yang mempertemukan para pelajar. Selain melahirkan juara, ajang tersebut memperlihatkan besarnya antusiasme generasi muda terhadap olahraga dan pentingnya ruang kompetisi yang dapat menjadi wadah untuk mengembangkan bakat mereka.(zma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *