Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Dinkes Pandeglang Petakan Kebutuhan Sarpras dan Alkes

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | tangerangraya.co

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang melalui Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) menggelar pertemuan pembahasan dan sinkronisasi rencana pemenuhan kebutuhan infrastruktur, sarana, prasarana, serta alat kesehatan (alkes) pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat primer dan rujukan, termasuk Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut melibatkan perwakilan sejumlah puskesmas di wilayah Kabupaten Pandeglang, rumah sakit, serta Labkesda. Pertemuan juga menghadirkan sejumlah narasumber untuk memberikan penguatan terkait perencanaan dan pemetaan kebutuhan sarana, prasarana, serta alat kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Hj. Eniyati, menjelaskan kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk memastikan perencanaan pembangunan kesehatan dilakukan secara terpadu dan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

“Pemenuhan sarana, prasarana, dan peralatan medis di fasilitas pelayanan kesehatan harus mengacu pada standar dan regulasi yang berlaku serta memperhatikan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” katanya dikutip Wartawan, Kamis (24/9/2026).

Menurutnya, perencanaan yang disusun secara tepat diharapkan mampu mendukung peningkatan akses sekaligus mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Pandeglang.

Salah satu instrumen yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut yakni optimalisasi Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan (ASPAK). Aplikasi tersebut menjadi bagian penting dalam pemetaan kondisi sarana, prasarana, serta alat kesehatan yang tersedia di setiap fasilitas pelayanan kesehatan.

“Melalui aplikasi tersebut, kondisi eksisting sarana, prasarana, dan alat kesehatan di setiap fasilitas pelayanan kesehatan dapat dipetakan secara lebih sistematis,” tambahnya.

Ia menilai, pembaruan dan verifikasi data ASPAK secara berkala diperlukan agar informasi yang tersedia tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Data tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan Dinkes Kabupaten Pandeglang sebagai dasar inventarisasi sekaligus penyusunan rencana pemenuhan sarana dan prasarana secara lebih tepat.

“Pertemuan pembinaan dan pemetaan sarana, prasarana, dan alat kesehatan (ASPAK) ini memiliki beberapa tujuan strategis, di antaranya meningkatkan koordinasi dan mengintegrasikan langkah seluruh elemen kesehatan dalam pemetaan kebutuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan di puskesmas, rumah sakit, serta Labkesda,” paparnya.

Selain itu, kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat pembinaan jaringan serta meningkatkan kerja sama dan koordinasi internal dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bermutu melalui pemenuhan sarana, prasarana, dan alat kesehatan.

Melalui kegiatan ini, Dinkes Kabupaten Pandeglang berharap fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama maupun fasilitas rujukan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan data sarana, prasarana, dan alat kesehatan secara akurat, tepat, serta terintegrasi.

“Dengan tersedianya data yang valid dan pemetaan kebutuhan yang lebih baik, perencanaan pembangunan kesehatan di Kabupaten Pandeglang diharapkan dapat berjalan lebih terpadu, berbasis kebutuhan, serta mendukung pemerataan dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya. (ian/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *