Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Bayi Penderita Jantung Bawaan di Cikupa Dibantu Pemkab Tangerang Pengobatan hingga Susu Ditanggung

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi kediaman bayi berusia 10 bulan, M. Rasyid Arrumi, di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Selasa (22/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi Rasyid yang tengah menjalani pengobatan akibat penyakit jantung bawaan.

Rasyid merupakan putra pasangan Samsul Bahri dan Heti Restiana, warga RT 03/02, Desa Pasir Gadung. Di usianya yang masih 10 bulan, Rasyid harus menjalani perawatan dan pemeriksaan secara rutin di Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Jakarta.

Setelah melihat kondisi Rasyid dan mendengarkan keterangan dari pihak keluarga, Bupati Maesyal memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memberikan dukungan agar proses perawatan dan pengobatan Rasyid dapat berjalan secara optimal.

“Ini kita semua berusaha untuk berbagi rasa, termasuk untuk bersama-sama membantu apabila ada anak yang sedang dalam proses penyembuhan dan pengobatan. Kita bantu, di mana pun anak-anak yang ada di Kabupaten Tangerang,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Selain pengobatan, Pemkab Tangerang juga memastikan kebutuhan nutrisi khusus Rasyid mendapat perhatian. Bupati mengatakan, susu Nutrinidrink akan diberikan secara gratis melalui Puskesmas selama satu bulan.

Berdasarkan kebutuhan yang disampaikan keluarga, Rasyid membutuhkan sekitar lima kaleng susu setiap dua minggu atau 10 kaleng dalam sebulan.

“Susunya nanti melalui Puskesmas kita kirim, gratis selama sebulan, 10 kaleng,” imbuhnya.

Bupati juga meminta jajaran Puskesmas memberikan pelayanan langsung ke rumah. Kebijakan tersebut dilakukan karena Rasyid membutuhkan penggantian selang secara rutin untuk memasukkan makanan, minuman, susu, vitamin, maupun obat-obatan.

“Kalau ganti selang seminggu sekali, biasanya harus datang ke Puskesmas. Saya sudah bicara dengan pimpinan Puskesmas, nanti staf Puskesmas yang datang ke rumah untuk mengganti selang setiap seminggu sekali, supaya higienis dan sebagainya,” jelasnya.

Perhatian Bupati juga diberikan kepada kondisi ekonomi keluarga. Ayah Rasyid, Samsul Bahri, diketahui harus berhenti bekerja karena fokus mendampingi anaknya menjalani pengobatan rutin dan bolak-balik ke RS Harapan Kita.

Untuk mendukung keberlanjutan ekonomi keluarga, Bupati meminta Camat Cikupa Supriyadi mengupayakan agar Samsul dapat mengikuti program pendidikan kesetaraan Paket C. Dengan ijazah yang setara SMA, Samsul diharapkan memiliki kesempatan untuk kembali bekerja.

“Nanti diusahakan oleh Pak Camat supaya bisa ikut Paket C, sehingga mendapatkan ijazah setara SMA. Nanti diusahakan lagi supaya bisa bekerja kembali, karena sebelumnya dia bekerja tetapi diberhentikan karena harus mengurus anaknya yang sakit dan bolak-balik ke Harapan Kita,” ungkapnya.

Pemkab Tangerang juga memastikan Rasyid memperoleh pendampingan untuk menjalani pemeriksaan rutin di RS Harapan Kita. Pemeriksaan tersebut dilakukan secara berkala, termasuk setiap dua minggu, dengan dukungan mobil Siaga Desa serta pendampingan pemerintah desa dan kader.

“Semua gratis buat dia, jangan ada pungutan apa-apa,” tegasnya.

Bupati Maesyal turut mengapresiasi pemerintah desa, kader, Puskesmas, serta masyarakat yang selama ini membantu keluarga Rasyid. Menurutnya, kepedulian terhadap warga yang menghadapi persoalan kesehatan perlu dilakukan secara bersama-sama melalui semangat gotong royong.

Sementara itu, Heti Restiana, ibu Rasyid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang, khususnya Bupati Maesyal Rasyid yang datang langsung ke kediamannya untuk melihat kondisi sang anak.

“Alhamdulillah, kami terus dibantu oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Pak Bupati bahkan datang langsung ke rumah kami. Sebelumnya pihak desa dan terutama Puskesmas juga terus membantu dalam memberikan perawatan,” ujar Heti.

Ia mengungkapkan, bantuan dan perhatian yang diberikan pemerintah sangat membantu proses pengobatan Rasyid hingga kondisinya berangsur membaik.

“Kami tidak bisa mengucapkan apa-apa lagi selain rasa syukur dan terima kasih atas apa yang telah dilakukan jajaran Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kami mohon doanya kepada seluruh masyarakat untuk kesembuhan anak kami,” tutupnya. (dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *