Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

DPKPP Pandeglang Genjot Jalan Lingkungan di 20 Kecamatan

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | tangerangraya.co

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Pandeglang terus mendorong pembangunan infrastruktur jalan lingkungan melalui Program Kawasan Permukiman Tahun 2026. Pembangunan jalan lingkungan dengan paving block tersebut dilaksanakan di 20 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Pandeglang.

Kepala DPKPP Kabupaten Pandeglang, Ade Taufik Rahmansyah, mengatakan pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas kawasan permukiman sekaligus mempermudah akses masyarakat.

“DPKPP terus melakukan pembangunan guna mendukung kemajuan wilayah Kabupaten Pandeglang. Tahun ini kami melaksanakan pembangunan jalan lingkungan di kawasan permukiman yang tersebar di 20 kecamatan,” kata Ade, dikutip Wartawan, Minggu (20/9/2026).

Ia menjelaskan, 20 kecamatan yang menjadi lokasi pembangunan meliputi Pandeglang, Karangtanjung, Cadasari, Majasari, Banjar, Cimanuk, Cipeucang, Menes, Jiput, Mandalawangi, Pagelaran, Saketi, Cikedal, Picung, Sindangresmi, Sobang, Panimbang, Sidamukti, Cibitung, dan Cibaliung.

Melalui Program Kawasan Permukiman, DPKPP juga melakukan pendataan dan pemetaan kebutuhan infrastruktur untuk memastikan pembangunan jalan lingkungan sesuai kebutuhan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

“Melalui program Kawasan Permukiman, DPKPP terus melakukan pendataan sehingga jalan lingkungan di kawasan tersebut dapat dilalui dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ade, pembangunan maupun peningkatan jalan lingkungan, khususnya di kawasan permukiman kumuh, dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran.

“Untuk penanganannya, kami melakukan pembangunan berupa kegiatan paving block di 20 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Pandeglang. Kami berharap masyarakat tidak hanya menggunakan jalan tersebut, tetapi juga ikut menjaga dan merawatnya agar hasil pembangunan dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lama,” katanya.

Ade berharap pembangunan jalan lingkungan dapat terus ditingkatkan setiap tahun sehingga kebutuhan infrastruktur tersebut di Kabupaten Pandeglang dapat ditangani secara bertahap.

“Untuk tahun 2026, DPKPP baru dapat membangun jalan lingkungan di 20 kecamatan. Tahun 2027, kami berharap seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang dapat memperoleh pembangunan jalan lingkungan. Insyaallah, kalau anggarannya cukup dan tersedia, mudah-mudahan semua kecamatan bisa terbangun jalan lingkungannya,” tuturnya.

Ia menambahkan, sasaran pembangunan ke depan tidak hanya terbatas pada 20 kecamatan, tetapi mencakup seluruh wilayah Kabupaten Pandeglang yang terdiri dari 35 kecamatan.

“Harapannya, ke depan tidak ada lagi jalan lingkungan yang belum tertangani. Bukan hanya 20 kecamatan, tetapi seluruh 35 kecamatan yang ada di Kabupaten Pandeglang,” pungkasnya. (ian/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *