Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pangan Aman, Dinkes Pandeglang Tingkatkan KompetensiPenjamah Pangan Digembleng Dinkes Pandeglang

Bagikan: Facebook X WhatsApp

PANDEGLANG | tangerangraya.co

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang terus memperkuat upaya perlindungan kesehatan masyarakat melalui peningkatan kompetensi penjamah pangan.

Upaya tersebut dilakukan melalui Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji bagi Penjamah Pangan yang digelar bekerja sama dengan Poltekkes Banten di Hotel Horison Pandeglang.

Pelatihan diikuti 82 peserta yang merupakan penjamah pangan dari berbagai tempat pengelolaan pangan. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesadaran penjamah pangan dalam menerapkan prinsip keamanan pangan pada setiap tahapan pengolahan makanan siap saji.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai higiene dan sanitasi pangan, pemilihan serta penyimpanan bahan pangan, pengolahan makanan yang aman, pencegahan kontaminasi, kebersihan personal penjamah pangan, hingga pengendalian berbagai risiko yang dapat menyebabkan penyakit akibat pangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang, Hj. Eni Yati, SKM., M.Kes., mengatakan keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama dan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga derajat kesehatan masyarakat.

“Pangan yang aman bukan hanya soal makanan yang enak dan bergizi, tetapi juga harus dipastikan proses pengolahannya memenuhi prinsip higiene dan sanitasi. Penjamah pangan memiliki peran yang sangat penting karena mereka bersentuhan langsung dengan proses pengolahan makanan,” ungkapnya.

Menurut Eni, peningkatan kompetensi penjamah pangan diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku dalam pengelolaan makanan. Dengan demikian, pangan siap saji yang dikonsumsi masyarakat dapat memenuhi aspek keamanan, kesehatan, dan kualitas.

Kerja sama dengan Poltekkes Banten juga diharapkan memperkuat pemahaman peserta melalui pengetahuan dan praktik berbasis standar kesehatan. Dengan pembekalan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya memahami aspek teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten di tempat kerja masing-masing.

Dinkes Kabupaten Pandeglang menyatakan akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan pangan sebagai bagian dari upaya pencegahan penyakit akibat pangan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui pelatihan tersebut, 82 penjamah pangan yang telah mengikuti kegiatan diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam penerapan keamanan pangan. Upaya itu diharapkan turut mendorong semakin banyak tempat pengelolaan pangan di Kabupaten Pandeglang menerapkan standar higiene dan sanitasi serta menyediakan pangan siap saji yang aman, sehat, dan layak dikonsumsi masyarakat. (ian/dam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *