Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Utamakan Keselamatan Siswa, Pemkot Tangerang Perpanjang PJJ hingga 11 September

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Pemerintah Kota Tangerang memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik hingga Jumat, 11 September 2026. Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah antisipasi sekaligus upaya memastikan kesehatan dan keselamatan anak tetap terjaga di tengah kondisi yang perlu diwaspadai.

Perpanjangan PJJ berlaku setelah sebelumnya Pemkot Tangerang menerapkan pembelajaran jarak jauh selama tiga hari. Kebijakan tersebut kemudian diperpanjang dua hari dengan mengikuti arahan Pemerintah Provinsi Banten melalui Surat Edaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan, aspek kesehatan dan keselamatan peserta didik menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam menentukan kebijakan pembelajaran.

Menurutnya, keberlangsungan pendidikan tetap harus dijaga, namun pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kondisi yang berkembang agar tidak mengabaikan kesehatan anak.

“Kesehatan itu segalanya buat anak-anak kita. Jadi kita bukan berpikir hanya untuk hari ini, bagaimana proses belajar mengajar anak-anak kita terus berjalan dengan menjaga kesehatan masing-masing,” ujar Sachrudin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, perpanjangan PJJ juga berkaitan dengan langkah kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi kesehatan masyarakat.

Salah satunya menyikapi informasi mengenai abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dilaporkan menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Banten dan Kota Tangerang.

”Kebijakan ini juga menjadi langkah antisipasi terkait abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dilaporkan telah menyebar ke sejumlah wilayah, termasuk Banten dan Kota Tangerang,” jelas Wahyudi.

Meski kegiatan belajar dilakukan dari jarak jauh, Wahyudi memastikan proses pendidikan tetap berjalan. Para peserta didik diharapkan tetap mengikuti pembelajaran sesuai mekanisme yang telah ditetapkan oleh masing-masing satuan pendidikan.

Di sisi lain, Pemkot Tangerang mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi.

Wahyudi mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menggunakan perlindungan yang diperlukan, termasuk mengenakan masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan.

”Pemkot Tangerang juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam memantau perkembangan kondisi dan menentukan langkah yang diperlukan. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi dan arahan resmi pemerintah,” tuturnya.

Pemkot Tangerang berharap perpanjangan PJJ dapat menjadi langkah pencegahan untuk melindungi peserta didik tanpa mengganggu keberlangsungan proses pendidikan.

Dengan kebijakan tersebut, kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung, sementara aspek kesehatan dan keselamatan anak menjadi pertimbangan utama pemerintah dalam menghadapi kondisi yang berkembang.(zma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *