Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Pelebaran Jalan Sitanala Kota Tangerang Dimulai, Progres Rekonstruksi Capai 40 Persen

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | tangerangraya.co

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai merekonstruksi sekaligus melebarkan badan Jalan Sitanala, Kecamatan Neglasari, sebagai upaya meningkatkan kelancaran mobilitas kendaraan di salah satu ruas jalan strategis tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, pekerjaan diawali dengan pembongkaran struktur jalan lama sepanjang 252 meter.

Lokasi pelebaran berada sebelum akses putar balik atau u-turn di Jembatan Simpang Tujuh Kota Tangerang.

“Progresnya sudah sangat signifikan, hari ini sudah mulai pembongkaran struktur jalan yang lama, setelahnya akan dipadatkan tanahnya, baru akan dicor dalam waktu dekat ini,” ujar Taufik, Rabu (26/8/2026).

Setelah pembongkaran selesai, petugas akan melanjutkan pekerjaan dengan melakukan pengurukan dan pemadatan tanah sebelum memasuki tahap pengecoran badan jalan.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, progres pekerjaan pelebaran Jalan Sitanala saat ini diperkirakan telah mencapai hampir 40 persen. Pemkot Tangerang menargetkan proses pengecoran dapat segera dilakukan setelah tahapan pengurukan rampung.

“Kalau diperkirakan sudah berjalan cepat hingga menuju 40 persen, tidak lama lagi akan dilebarkan untuk menunjang kelancaran mobilitas kendaraan di Jalan Sitanala yang perannya sendiri sangat strategis sebagai titik bertemu sejumlah jalur utama di Kota Tangerang,” jelasnya.

Jalan Sitanala menjadi salah satu akses penting karena terhubung dengan sejumlah jalur utama di Kota Tangerang. Pelebaran badan jalan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas ruas sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan kendaraan.

Selain Jalan Sitanala, Pemkot Tangerang juga masih melakukan pekerjaan rekonstruksi di sejumlah ruas jalan lainnya, di antaranya Jalan Sangego Bayur, Jalan Garuda Batuceper, dan Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari.

Taufik memastikan pekerjaan pelebaran Jalan Sitanala tidak disertai pemberlakuan rekayasa lalu lintas selama proyek berlangsung.

“Kami memastikan tidak ada pemberlakuan rekayasa lalu lintas selama proyek perbaikan ini masih berlangsung,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *