Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

Sekda Banten Minta RSUD Layani Pasien Secara Adil

Bagikan: Facebook X WhatsApp

SERANG | tangerangraya.co

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meminta Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten terus memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan dengan menjadikan masukan masyarakat sebagai bahan evaluasi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi saat membuka Forum Konsultasi Publik Review Pelayanan RSUD Banten di Auditorium RSUD Banten, Kota Serang.

Menurut Deden, forum konsultasi publik menjadi ruang untuk menyerap masukan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan terkait pelayanan kesehatan di RSUD Banten.

Forum tersebut mempertemukan sejumlah unsur yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan, di antaranya direktur rumah sakit, kepala puskesmas, perwakilan perguruan tinggi, asosiasi pasien, pengemudi ambulans, relawan kesehatan, organisasi profesi, forum wartawan, hingga masyarakat umum.

Deden menekankan agar RSUD Banten terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat.

“Rumah sakit harus betul-betul menerima masukan dari masyarakat yang datang ke sini,” ujar Sekda dikutip Wartawan, Selasa (25/8/2026)

Ia juga meminta seluruh tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Banten tidak menghindari kritik. Menurutnya, kritik dapat menjadi bahan untuk mengetahui aspek pelayanan yang masih perlu diperbaiki.

“Jangan khawatir mendapatkan tanggapan negatif. Justru di situlah kita tahu apa yang harus diperbaiki,” tegas Deden.

Selain aspek pelayanan medis, Deden mengingatkan tenaga kesehatan dan pegawai RSUD Banten untuk mengedepankan sikap ramah, sopan, dan adil kepada seluruh pasien.

Ia menegaskan tidak boleh ada perbedaan perlakuan terhadap pasien berdasarkan latar belakang ekonomi maupun jenis pembiayaan yang digunakan.

“Kalau sakit, ya, sakit. Semua harus kita layani dengan maksimal,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Banten Danang Hamsah Nugroho mengatakan, berbagai masukan yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan rumah sakit.

“Kita minta masukan masyarakat terkait perbaikan-perbaikan yang harus kami lakukan,” ucap Danang.

Untuk memudahkan masyarakat menyampaikan masukan dan pengaduan, RSUD Banten telah menyediakan sejumlah saluran komunikasi resmi. Di antaranya melalui media sosial, situs web, layanan pengaduan, ulasan daring Google Review, survei kepuasan masyarakat, hingga keluhan elektronik atau e-complaint.

Danang menambahkan, hasil Forum Konsultasi Publik akan menjadi salah satu rujukan dalam penyusunan rencana peningkatan pelayanan RSUD Banten untuk 2027.

“Kita tidak mungkin sampai pada titik ini kalau tidak ada masukan dari masyarakat,” tutupnya. (hmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *