Cari Berita

Saved articles

You have not yet added any article to your bookmarks!

Lihat berita
Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Berlangganan Koran Digital & Update Berita

Nikmati Edisi Terbaru dan dapatkan update berita terbaru Tangerang Raya setiap hari.

Baca E-Paper

Klik tombol untuk berlangganan ePaper dan mengikuti update berita Tangerang Raya.

GDPR Compliance

Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui Kebijakan Privasi dan Syarat dan Ketentuan.

DKP Kota Tangerang Dorong Warga Bertani dari Rumah

Bagikan: Facebook X WhatsApp

TANGERANG | Tangerangraya.co

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) terus mendorong pengembangan pertanian perkotaan sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat. DKP juga mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang tersedia, termasuk pekarangan rumah, untuk menghasilkan pangan secara mandiri.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Muhdorun mengatakan, urban farming merupakan langkah nyata untuk membangun ketahanan pangan mulai dari lingkungan rumah tangga.

“Urban farming adalah langkah nyata menghadirkan ketahanan pangan dari rumah. Selain menjadi solusi atas keterbatasan lahan, ini juga menjadi sarana pemberdayaan masyarakat,” ujar Muhdorun.

Ia menerangkan, masyarakat dapat mengembangkan berbagai metode pertanian perkotaan, seperti hidroponik, aquaponik, vertikultur hingga wall gardening. Dengan metode tersebut, masyarakat tetap dapat menghasilkan sayuran dan buah-buahan meski berada di kawasan dengan keterbatasan lahan.

“Dengan menanam sayur mayur dan buah-buahan secara mandiri, masyarakat dapat meningkatkan ketersediaan makanan segar dan turut menjaga keberlanjutan lingkungan serta ketahanan pangan,” katanya.

Melalui gerakan urban farming, Kota Tangerang terus membangun kesadaran bahwa ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dapat dimulai dari langkah sederhana masyarakat di rumah dan lingkungan masing-masing. (wil)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *